Tama

November 23rd, 2010 § 1 Komentar

Nama itu berasal dari kata Pratama.

Masih jelas dalam ingatan suara detak jantungnya yang terdengar sangat indah, membuatku punya gambaran baru tentang suara malaikat: seperti detak jantung Tama.

Sudah hampir 3 minggu sejak aku menyadari kehilangan dia. Lepas tapi tidak lupa…

 

 

…maaf, maaf, maafkan Ibu, Nak.

§ One Response to Tama

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tama at Balkon Bulan.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.